IBM Perluas Layanan Komputasi Awan, Cloud Paks

IBM Perluas Layanan Komputasi Awan, Cloud Paks

International Business Machines Corporation

Lakonlokal.id – International Business Machines Corporation atau IBM mentransformasikan portofolio software menjadi cloud-native yang dioptimalkan dengan memanfaatkan Red Hat OpenShift. Kemampuan cloud-native baru ini dinamakan IBM CLoud Paks.

Melalui IBM Cloud Paks

perusahaan dapat menjalankan aplikasi di cloud publik, termasuk Amazon Web Service, Microsoft Azure, Google Cloud Platform, Alibaba dan IBM Cloud, serta cloud pribadi.

Country Manager Cloud and Solution IBM Lianna Susanto mengatakan IBM menawarkan kemampuan bagi pengguna untuk dengan mudah beralih dari cloud publik ke pribadi atau sebaliknya.

“I think it has change ya, cloud is growing more and more,” ujarnya di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Saat ini, sekitar 20% perusahaan sudah mulai melakukan transisi menuju cloud. Dalam bagian pertama perjalanan cloud perusahaan, mereka membuat langkah besar dalam mengurangi biaya, meningkatkan produktivitas dan merevitalisasi program inovasi yang dihadapi pelanggan.

Di Indonesia sendiri, ia tidak memungkiri saat ini perusahaan masih ragu untuk masuk ke ranah cloud. Keputusan tersebut dinilai IBM tidak mudah diambil perusahaan atas dasar beberapa alasan.

Regulasi soal cloud di Indonesia

Regulasi soal cloud di Indonesia yang belum pasti menjadi salah satu alasan utama di balik keraguan perusahaan tersebut. Sebab masih belum ada regulasi yang pakem yang menyebabkan perusahaan masih harus berpikir dua kali untuk memindahkan data mereka ke cloud publik.

“Adopsi untuk di Indonesia is growing, tapi memang ada keraguan masuk itu, gak mudah. Aturan masih belum pakem, kalau aturan soal cloud gaakan jelas sih. Nggak cuma di Indonesia, ” imbuhnya.

Kendati demikian, IBM juga menyadari bahwa regulasi tidak dapat sepenuhnya ketat, perlu fleksibel agar dapat disesuaikan dengan kondisi di masa mendatang.

Baca Juga :